Interaksi anda begitu berarti disini. Mohon tinggalkan satu atau dua kata yang bermanfaat untuk anda, saya dan kita semua

Minggu, 28 Juni 2009

MARAH

Marah merupakan sebuah bentuk emosi yang dimiliki manusia. lalu bagimana kita bisa memahami emosi ini, anda bisa menyimak uraian di bawah ini

Marah dan emosi adalah tabiat manusia. Kita tidak dilarang marah, namun diperintahkan untuk mengendalikannya agar tidak sampai menimbulkan efek negatif. Tingkat keteguhan seseorang dalam menghadapi kesulitan..
hidup memang berbeda-beda. Ada yang mampu menghadapi persoalan yang sedemikian sulit dengan perasaan tenang. Namun, ada pula orang yang menghadapi persoalan kecil saja ditanggapinya dengan begitu berat. Semuanya bergantung pada kekuatan ma’nawiyah (keimananan) seseorang.
Pada dasarnya, tabiat manusia yang beragam: keras dan tenang, cepat dan lambat, bersih dan kotor, berhubungan erat dengan keteguhan dan kesabarannya saat berinteraksi dengan orang lain. Orang yang memiliki keteguhan iman akan menyelurusi lorong-lorong hati orang lain dengan respon pemaaf, tenang, dan lapang dada. Adakalanya, kita bisa merasa begitu marah dengan seseorang yang menghina diri kita. Kemarahan kita begitu memuncak seolah jiwa kita terlempar dari kesadaran. Kita begitu merasa tidak mampu menerima penghinaan itu. Kecuali, dengan marah atau bahkan dengan cara menumpahkan darah. Na’udzubillah.

Jenis Marah
Beberapa jenis marah dikemukakan oleh Mark Gorkin (2001) seorang konsultan pencegahan stres dan kekerasan untuk US Postal Service, , dalam situs stressdoc.com membagi marah dalam empat macam.yaitu purposeful, spontaneity, constructive dan destructive.Dikatakan purposeful ketika ekspresi marahnya disengaja, dengan kadar pertimbangan atau perhitungan yang cukup; juga dengan kadar pengendalian diri yang berarti. Dikatakan spontan, ketika ekspresi marah dilakukan secara tiba-tiba dengan sedikit pemikiran atau perencanaan; dengan kadar pengendalian diri yang sedikit moderat. Dikatakan konstruktif ketika ekspresi marah tegas serta menyatakan integritas dan batas privasi seseorang tanpa secara objektif bermaksud untuk mengancam atau melanggar integritas dan batas pribadi orang lain. Dan dikatakan destruktif ketika ekspresi marah ditumpahkan tanpa rasa bersalah dan secara kokoh mempertahankan identitas dan batas privasi seseorang dengan maksud untuk mengancam atau melanggar integritas dan batas pribadi orang lain.

Dalam riwayat Abu Said al-Khudri Rasulullah saw bersabda Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridlai, sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridlai (H.R. Ahmad).

DAlam riwayat Abu Hurairah dikatakan Orang yang kuat tidaklah yang kuat dalam bergulat, namun mereka yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah (H.R. Malik).


Photobucket


Menahan marah bukan pekerjaan gampang, sangat sulit untuk melakukannya. Ketika ada orang bikin gara-gara yang memancing emosi kita, barangkali darah kita langsung naik ke ubun-ubun, tangan sudah gemetar mau memukul, sumpah serapah sudah berada di ujung lidah tinggal menumpahkan saja, tapi jika saat itu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah, karena kita termasuk orang yang kuat.


Menyikapi Marah
Cara orang menyikapi marah berbeda beda, diantara sikap yang diambil oleh sebagian orang adalah memendam marah tersebut untuk sementara, ada sebagian orang berfikirdengan memendam marah bisa mengunci marah tersebut agar tidak meledak. tindakan itu mungkin membantu pada saat tertentu,namun Charlotte Sanborn, Ph.D., dari Dartmouth College, berpendapat jika kita memendam marah untuk meredakannya hal itu tidak bermanfaat untuk masa depan. karena tindakan itu cuma menunda ekspresi marah. pada akhirnya marah yang kita pendam itu akan mengarah pada penyakit yang berhubungan dengan stess atau ledakan amarah

Cara-cara meredam atau mengendalikan kemarahan:

1. Membaca Ta'awwudz. Rasulullah bersabda Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu A'uudzu billah mina-syaithaani-r-rajiim Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk (H.R. Bukhari Muslim).

2. Berwudlu. Rasulullah bersabda Kemarahan itu itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah (H.R. Abud Dawud).

3. Duduk. Dalam sebuah hadist dikatakanKalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah (H.R. Abu Dawud).

4. Diam. Dalam sebuah hadist dikatakan Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah (H.R. Ahmad).

5. Bersujud, artinya shalat sunnah mininal dua rakaat. Dalam sebuahhadist dikatakan Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud). (H.R. Tirmidzi)


Maka penyaluran emosi yang positif bisa dilakukan antara lain dengan melakukan rileksasi,olah raga , curhat dalam bentuk tertulis/bicara/menggambar, tertawa, berdoa.berpikir positif.


Jadi perhatikan kemarahan anda kapan saja kemarahan itu muncul. anggap hal itu sebagai jalan anda menuju kebangkitan kesadaran diri. lihat bagaimana kemarahan itu timbul dari gambar gambar anda yang tidak menjadi kenyataan. Perhatikan apakah anda menyimpannya atau mengutarakannya. Jika anda mengutarakannya, perhatikan cara anda melakukannya, apakah anda menyatakannya dengan meradang dalam batin atau apakah anda mengeluarkannya, bahkan dengan cara cara yang halus? lihat apakah anda bisa mengenali pikiran pikiran anda yang sedang anda alami.

Photobucket


Bersikaplah terbuka untuk mengalami ketakutan dari dalam diri anda. ingat anda bisa melakukan ini hanya apabila anda memilih untuk berhenti mempersalahkan masaalah. perlu keberanian besar untuk mau merasakan kepedihan dan kekecewaan di dalam diri kita.
Tks...
qjay78@yahoo.com

Artikel Terkait



5 komentar:

Yulis Samoa on Jumat, Januari 07, 2011 mengatakan...

Cara untuk Meredamkan rasa ketika sedang marah, menjadi salah satu permasalahan dalam diri saya, sahabatku...

Terima kasih info nya yah...
Bagus artikel nya :)

cucuharis on Jumat, Januari 07, 2011 mengatakan...

Moga saya bisa termasuk orang2 yang kuat sesuai hadist :)

Mohon doanya

Anak Brayan on Sabtu, Januari 08, 2011 mengatakan...

@Yulis> haaa yang paling konvensional adalah buru2 mangambil wudhu, ini cara yang paling mujarab

@Cucuharis> Amin amin ya robb..

situsonline on Jumat, Januari 21, 2011 mengatakan...

Selamat malam,
Saya suka marah tp cepat sabar gan...hehehh

Anak Brayan on Jumat, Januari 28, 2011 mengatakan...

HA hah aha
@Situs online > sama donk dengan ku
yang penting ga ada dendam ya...

Posting Komentar

Komentar anda begitu berarti buat saya. Mohon tinggalkan satu atau dua kata yang bermanfaat untuk saya dan untuk kita semua.

 
Dasar Bisnis Online Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template